SISTEM PENGAPIAN CDI DAN PLATINA SEPEDA MOTOR
Kamis, 19 Mei 2016
Dijaman teknologi canggih, sekarang ini banyak sekali perubahan- perubahan kendaraan, baik itu dari segi autobody maopun mesin, terutama di bagian pengapian, dan ini ada dua sistem pengapian yang keduanya berbeda yaitu; sitem pengapian dengan menggunakan CDI [capasitor discharge ignition] dan sistem pengapian PLATINA. pengapian sepeda motor jaman sekarang banyak yang memakai sistem pengapian CDI , karena mempunyai kelebihan-kelebihah diantaranya; 1. Sistem CDI ini sangat praktis dan lebih stabil pengapiannya, dibanding memakai sistem pengapian platina. 2.Sistem CDI sangat mudah pemasangannya dan tidak membutuhkan penyetelan. 3. Mesin sangat mudah dihidupkan atau dinyalakan. 4. Sistem pengapian CDI ini, sangat tahan panas untuk perjalanan jarak jauh. 5. CDI ini sangat praktis dan tidak mudah terkena kotoran debu dan air, karena komponen-komponen di dalamnya di cor. 6. Perawatan motor lebih mudah dan praktis. Sedangkan pengapian motor dengan memakai sistem PLATINA , sistem ini memang boleh dikatakan sudah ketinggalan, akan tetapi masih bannyak motor-motor antik yang masih menggunakan, PLATINA, kenyataan semua sistem ini tujuannya sama yaitu ;untuk menghasilkanpercikan bunga api listrik ke busi semaksimal mungkin, sistem pengapian platina ini di tunjang oleh beberapa komponen diantaranya;CONDENSOR, COIL, SPOL, dan ACCU. ,kalau di tinjau dari segi perawatan memang agak sedikit ribet, karena kadang baud setelan bisa rubah . sistem ini mempunyai keistimewaan pula diantaranya; suku cadang murah dan mudah di dapat. sistem platina ini ada dua macam arus yaitu; 1. Sistem pengapian menggunakan arus accu. 2..Sistem pengapian menggunakan arus spol atau kumparan. Sistem platina dengan menggunakan arus accu adalah ; percikan bunga api listrik bersumber dari accu, dan mempunyai kelebihan yaitu; tonjolan platina lebih awet tidak mudah habis oleh percikan bunga api listrik, karena arus dari accu mengalir ke platina tetap stabil, walaupun gas diturunkan atau dinaikan. dan mesin bisa nyala pengapiannya karena adanya accu, sedangkan, Pengapian dengan menggunakan arus spol atau kumparan, sistem ini memang menghasilkan bunga api listrik yang sangat bagus, karena untuk menghasilkan bunga api listrik bersumber dari spol, sistem ini mesin bisa nyala walaupun tanpa arus accu, akan tetapi konon katanya, perputaran mesin semakin tinggi, semakin tinggi pula percikan bunga api listrik ke busi melalui platina sehingga tonjolan platina ini cepat tumpul atau habis dan ini kelemahannya, jika di banding dengan sistem pengapian platina arus accu. .
Langganan:
Komentar (Atom)